Sabtu, 04 Mei 2013

PROPOSAL ILMIAH


PENDAHULUAN

1.1.   Latar Belakang Masalah
Dewasa ini membuat persaingan dalam bisnis dibidang apapun menjadi lebih variatif di era perkembangan teknologi yang semakin pesat. Banyak metode bisnis yang dilakukan oleh sebuah perusahaan untuk menarik konsumen sebanyak – banyaknya. Mulai dari memberikan bonus, memasang iklan, membagikan brosur dan penjualan produk lewat media elektronik seperti internet.
Persaingan bisnis yang semakin sengit ini membuat perusahaan besar maupun kecil saling bersaing, meningkatkan mutu, dan teknik penjualannya. Memasuki era globalisasi ini banyak perusahaan yang menggunakan jasa penjualan online untuk memasarkan produknya sekaligus memberikan kemudahan kepada konsumennya dalam memilih dan memesan produk yang mereka inginkan.
Dengan menggunakan fasilitas online ini, perusahaan berharap konsumen dapat lebih mudah memilih dan memesan produk mana yang mereka inginkan. Penjelasan mengenai produk – produk yang di jual menjadi lebih detail sehingga konsumen benar – benar yakin akan apa yag diinginkannya. Selain itu, konsumen dapat melakukan pembelian dengan mudah yakni tanpa beranjak dari tempatnya dan langsung dapat  mengakses melalui web tersebut.
Penjualan lewat media internet merupakan salah satu strategi perusahaan dalam melayani konsumennya. Diharapkan dengan disediakannya fasilitas ini, jangkauan penjualan dari perusahaan itu sendiri menjadi lebih luas dan konsumen memperoleh informasi lebih lengkap sebelum memutuskan untuk memesan suatu produk barang.
Dengan berkembangnya penjualan online, hampir setiap toko memiliki toko online yang menyebabkan timbulnya persaingan diantara produsen semakin tinggi. Untuk itu perusahaan harus semakin gencar menarik minat dan perhatian konsumen agar mau membeli produknya. Tidak heran berbagai strategi pemasaran digunakan untuk memperoleh hasil yang memuaskan.
Oleh karena itu untuk mencapai target penjualan tertentu digunakan berbagai bentuk usaha untuk menarik minat beli konsumen. Diantara penggunaan kegiatan pemasaran yang mempunyai peran penting yang diharapkan untuk kelangsungan hidup perusahaan agar dapat dipertahankan.
Mengingat pentingnya perkembangan tekhnologi dan pentingnya peran pemasaran dalam sistem penjualan secara online, maka penulis tertarik untuk membuat penelitian ilmiah ini dengan judul “STRATEGI PEMASARAN TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN PADA TOKO ONLINE ANTILOOPS STREETWEAR

1.2.            Rumusan Masalah
Berdasarkan  latar belakang diatas, maka penulis merumuskan masalah adalah sebagai berikut :
1).
Bagaimana strategi pemasaran yang dilakukan oleh Toko Online Antiloops Streetwear ?
2).
Bagaimana strategi pemasaran yang tepat dilakukan Toko Online Antiloops Streetwear dalam meningkatkan penjualan ?

1.3.            Batasan Masalah
Berdasarkan  rumusan masalah di atas, maka dalam penulisan ilmiah ini penulis membatasi ruang lingkup pembahasan hanya pada strategi pemasaran yang dilakukan oleh Toko Online Antiloops Streetwear dalam meningkatkan penjualan menggunakan data perusahaan periode 2010 – 2012 serta dengan menggunakan analisis SWOT.
1.4.            Tujuan Penulisan
1)      Untuk mengetahui strategi pemasaran yang dilakukan oleh Toko Online Antiloops Streetwear.
2)      Untuk mengetahui strategi pemasaran yang tepat dilakukan Toko Online Antiloops Streetwear dalam meningkatkan penjualan.

1.5.            Manfaat Penelitian
1.5.1.      Manfaat Akademis
-         Memperluas wawasan dan kemampuan dalam menyusun penelitian ilmiah, sehingga mampu menyelesaikan masalah-masalah di bidang manajemen.
-         Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi bagi pembaca pada umumnya dan bagi peneliti lain yang akan  melakukan penelitian lebih lanjut.
1.5.2.      Manfaat Praktis
-         Sebagai bahan atau sumbangan pikiran dalam pengambilan keputusan bagi perusahaan, sehingga manajemen mampu menerapkan strategi pemasaran yang tepat untuk mencapai tujuan perusahaan. 

1.6.            Metode Penelitian
1.6.1        Objek Penelitian
Dalam penulisan ilmiah ini, penulis melakukan penelitian di work-shop Toko online Antiloops Streetwear yang berlokasi di Jalan Jatimakmur raya no. 163A Pondok Gede, Bekasi.

1.6.2        Data / Variabel
Data yang digunakan penulis adalah data sekunder, yang berupa data kuantitatif yaitu data penjualan tahun 2011-2012 dengan menggunakan analisis SWOT yaitu (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats) yang merupakan kekuatan,  kelemahan, peluang, dan ancaman dari organisasi yang semuanya merupakan faktor – faktor strategis.

1.6.3        Metode Pengumpulan Data
Dalam rangka pengumpulan data dan informasi yang berkaitan dengan penelitian, maka penulis melakukan beberapa penelitian, yaitu :

a.   Kepustakaan ( Library Research )
Dengan metode ini penulis menggunakan dan memanfaatkan buku-buku bacaan sebagai literatur untuk menambah wawasan dalam penulisan.

b.   Studi Lapangan ( Field Research )
Didalam memperoleh data primer yang diperlukan untuk menyusun penulisan ilmiah, penulis melakukan penelitian langsung lapangan dengan menggunakan dua metode, yaitu  :

1.   Observasi, yaitu teknik pengumpulan data  melakukan pengamatan visual secara langsung atas dukumen dan laporan yang telah dibuat oleh instansi yang diteliti sebagai sumber informasi dari masalah yang diteliti.

2.      Wawancara ( interview )  yaitu untuk memperoleh informasi dengan cara wawancara atau tanya jawab secara langsung dengan pihak-pihak yang bersangkutan untuk memperoleh data yang lebih akurat.

1.6.4        Alat analisis yang digunakan
               Alat analisis yang digunakan oleh penulis dalam  mengolah data yang sudah terkumpul, menggunakan analisis SWOT.

Inikah Desain Jam Tangan Pintar Google?


Jakarta - Sempat memudar, rumor mengenai jam tangan pintar kembali muncul. Kali ini isunya mengungkap soal desain Google Watch.

Meski masih tampil dalam bentuk hasil render, desain jam tangan pintar tersebut memiliki kemiripan dengan desain jam tangan pintar yang pernah Google daftarkan patennya.

Dalam definisinya, paten tersebut menjelaskan mengenai wireless transceiver, display, hingga prosesor. Tidak cuma itu, dua buah touchpad yang terletak pada bagian samping kiri dan kanan jam tangan pintar juga masuk dalam definisi paten tersebut.

Dikutip detikINET dari Vr-zone, Jumat (3/5/2013), kedua touchpad tersebut dapat difungsikan untuk memilih aplikasi hingga melakukan zoom sebuah halaman situs. Meski begitu, penggunanya juga dapat menggunakan layar touchscreen untuk mengoperasikan jam tangan pintar tersebut.

Nah, hasil render desain jam tangan pintar tersebut menunjukkan fungsi yang terdefinisi pada paten yang Google daftarkan.




Video teaser yang memperlihatkan hasil render desain jam tangan pintar Google tersebut pun dibuat ciamik seakan-akan memang seperti itulah desain yang bakal diusung oleh jam tangan pintar Google kelak.

Penasaran seperti apa hasil render desain jam tangan pintar Google.
sumber :


Adobe Rilis Bocoran Aplikasi Foto untuk iPad


San Francisco - Adobe memberikan bocoran mengenai aplikasi foto Lightroom yang berjalan di atas komputer tablet. Tom Hogarty, Group Product Manager Adobe for Lightroom telah mendemonstrasikan versi purwarupa dari aplikasi tersebut.

Dalam demo sekilasnya di sebuah online show bernama the Grid, kita diajak untuk melihat fitur-fitur yang dimiliki Lightroom versi tablet. Memakai iPad 2, Hogarty menunjukkan bagaimana ia mengedit foto mentah yang ia ambil dengan Canon 5D Mark III.



Pengeditan di aplikasi ini akan disinkronisasikan dengan cloud computing. Artinya, perubahan di foto yang diedit lewat tablet bisa diboyong ke file aslinya yang ada di PC.

Fitur lainnya adalah kemampuan zoom hingga 100%. Dalam demo tersebut juga bisa dilihat kontrol yang ada yakni exposure, contrast, highlight, shadow, vibrance, clarity, temperature, tint, sharpen, hingga white balance.

Namun Hogarty tidak memberikan informasi kapan aplikasi tersebut akan dirilis.
sumber :
http://inet.detik.com/read/2013/05/04/114858/2237935/1277/adobe-rilis-bocoran-aplikasi-foto-untuk-ipad?i991102105

LAPORAN FORMAL DAN SEMIFORMAL


PENGERTIAN, PERBEDAAN DAN CONTOH LAPORAN FORMAL DAN SEMIFORMAL
Laporan formal adalah laporan yang memenuhi semua persyaratan, nadanya bersifat impersonal, dan materinya disajikan dalam suatu pola struktur seperti yang terdapat dalam buku-buku. Bila ada satu atau beberapa syarat tidak terpenuhi, laporan itu disebut semi-formal sedangkan laporan yang tidak memenuhi persyaratan  disebut laporan non-formal.
Laporan formal, semi-formal, dan non-formal merupakan laporan yang bersifat resmi (formil). Bila laporan tersebut bersifat pribadi dan bentuknya sesuai dengan keinginan penulis maka laporan itu bersifat tidak resmi (informil).
Dibawah ini persyaratan yang menentukan sifat laporan:
Halaman judul
Terdapat surat penyerahan
Memiliki daftar isi
Terdapat ikhtisar yang mengawali laporan
Memiliki pendahuluan
Kesimpulan dan saran
Isi laporan yang terdiri dari judul-judul dengan tingkat yang berbeda-beda
Menggunakan nada resmi, bersifat impersonal
Disertai pula table dan angka-angka (bila diperlukan)
Biasanya didokumentasikan secara khusus

Dari pernyataan di atas contoh laporan formal apabila ada suatu lapuran yang teknik penulisannya memenuhi persyaratan penulisan laporan laporan, sedangkan contoh laporan semiformal adalah apabila ada suatu laporan yang hanya terdiri dari beberapa saja dari persyaratan penulisan laporan.

Struktur Laporan Formal

Halaman judul. (Jangan menggunakan judul yang terlalu panjang.)
Surat penyerahan.(Surat penyerahan atau letter of transmittal berfungsi sebagai kata pengantar pada sebuah buku.)
Daftar isi. (Bagian ini memuat rekapitulasi dari semua judul yang ada dalam laporan. Pokok-pokok yang paling penting ditempatkan semakin ke kiri).
Ikhtisar dan abstrak.(Ikhtisar merupakan bagian dari tulisan yang menyampaikan informasi penting dari sebuah laporan dalam bentuk yang sangat singkat).Abstrak adalah bagian uraian yang sangat singkat, jarang lebih panjang dari enam atau delapan baris untuk menerangkan aspek-aspek yang tercakup dalam sebuah uraian.
Pendahuluan
Isi laporan( Isi laporan menyangkut inti persoalan).
Kesimpulan dan saran
Bagian pelengkap. Bagian yang perlu dimasukkan untuk melengkapi laoran adalah apendiks (lampiran-lampiran, termasuk surat perintah atau surat tugas bagi orang yang membuat laporan, foto, peta, dll) danbibliografi bila laporan itu dikaitkan dengan analisa ilmiah yang menggunakan bahan-bahan pustaka.


Contoh laporan formal

LAPORAN  RAPAT KERJA TIM PENILAI
BUKU TEKS PELAJARAN SD, SMP, DAN SMA/SMK
YANG DISELENGGARAKAN OLEH BSNP

A. Pendahuluan

Alhamdulillah SMP Islam Al Azhar 1 mendapat kepercayaan dari Badan Standar Nasional Pendidikan untuk mengirimkan 3 guru dalam menentukan Buku Teks Pelajaran yang layak digunakan oleh sekolah mulai dari SD sampai SMA/SMK. Setelah kami mengirimkan curriculum vitay, alhamdulillah kami memenuhi kriteria sebagai tim penilai buku teks pelajaran.
Adapun yang ditetapkan sebagai penilai buku teks pelajaran adalah Rujiman, S.Pd. (guru Bahasa Indonesia), Farikhah Afidah, S.Pd. (guru IPA), dan Sunarmi, S.Pd. (guru IPS). Kami bertiga mendapat kepercayaan untuk mengikuti Rapat Kerja Tim Penilai Buku Teks Pelajaran SD, SMP, dan SMA/SMK yang dilaksanakan di Hotel Safari Garden Bogor yang dilaksanakan pada tanggal 4 s.d. 9 Juni 2008.

B. NAMA KEGIATAN
Kegiatan ini diberi nama Rapat Kerja Tim Penilai Buku Teks Pelajaran SD, SMP, dan SMA/SMK.
C. TUJUAN KEGIATAN
Tujuan kegiatan ini adalah :
1.    Menilai buku teks pelajaran yang diajukan oleh penerbit untuk ditentukan kelayakannya.
2.    Menentukan jenis buku teks pelajaran yang memenuhi standar mutu pendidikan
D. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan rencana yaitu tanggal 4-9 Juni 2008 di Hotel Safari Garden Bogor. Akan tetapi, karena berkat kerja keras dan  profesionalisme kinerja para guru, kegiatan itu berhasil diselesaikan dalam waktu 4 hari.
E. PESERTA KEGIATAN
Peserta kegiatan terdiri atas: 200 orang guru terdiri atas guru Bahasa Indonesia, IPA, IPS, Matematika, PKn, Bahasa Inggris dari jenjang SD sampai SMA/SMK. Adapun guru – guru yang diundang berasal dari sekolah-sekolah yang ada di propinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
F. PELAKSANAAN KEGIATAN
Kegiatan Rapat Kerja Tim Penilai Buku Teks Pelajaran dibuka jam 13.00 WIB dan dihadiri oleh 250 orang guru yang terdiri atas guru Bahasa Indonesia, IPA, IPS, Matematika, dan PKn. Selain itu hadir para dosen dan profesor yang ahli di bidangnya masing-masing sebagai supervisor. Acara dibuka oleh Kepala BSNP menilai buku teks. Setiap bidang studi perjenjang diarahkan oleh 2 supervisor. Setelah acara dibuka dilanjutkan pembekalan atau penyajian materi tentang teknik menilai buku teks dilanjutkan dengan pelatihan.
Pelatihan ini dimaksudkan untuk mempersiapkan tenaga penilai yang mampu memahami kriteria teknis yang terdapat dalam instrumen penilaian dan agar penilai memiliki kemampuan menilai berdasarkan instrumen penilaian yang disusun oleh BSNP. Melalui pelatihan ini diharapkan penilai dapat memiliki pemahaman yang sama terhadap butir-butir instrumen penilaian buku teks pelajaran.
Kegiatan penilaian buku teks pelajaran dilakukan secara bertahap dengan jadwal yang sangat ketat. Tahap I jam 08.00 – 12.00 WIB, tahap II jam 14.00 – 17.00, dan tahap III jam 19.00 – 24.00 WIB. Setiap guru dikelompokkan berdasarkan mata pelajaran sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing. Setiap mata pelajaran rata-rata ada 400 buku dan 40 penilai yang terdiri atas dosen, ahli materi, guru, dan ahli grafika.
Apabila dalam penilaian terdapat perbedaan nilai lebih dari 2 maka dilakukan moderasi, yaitu kedua penilai guru dipertemukan untuk mempertanggungjawabkan hasil penilaiannya dan menentukan kesepakatan untuk nilai buku tersebut. Adapun butir-butir penilaiannya pun sangat kompleks sehingga kami dituntut ketelitian, kejelian, penalaran, dan berbagai kriteria yang menuntut kerja keras.
 G. HASIL KEGIATAN
Adapun hasil kegiatan Rapat Kerja Penilai Buku Teks adalah sebagai berikut:
1.    Kami bertiga berhasil menyelesaikan penilaian buku sebanyak 44 buku dengan rincian: Bahasa Indonesia SD kelas I-VI sebanyak 12 buku, IPA SD kelas I – VI sebanyak 14 buku, dan IPS SD kelas I – VI sebanyak 18 buku.
2.    Memperoleh pengalaman yang berharga menjadi penilai buku sehingga dapat memperkaya pengetahuan untuk menjadi penulis buku.
3.    Melakukan sharing penilaian buku berbagai jenjang pendidikan sehingga dapat menentukan sistematika penyajian materi  pembelajaran mulai SD sampai SMA.
4.    Dapat menularkan pengetahuan dan pengalaman kepada guru-guru dalam kegiatan MGMP sehingga dapat membantu menentukan kelayakan buku yang akan digunakan secara seragam di SMP Islam Al Azhar.
5.    Mempromosikan Al Azhar sebagai lembaga pendidikan yang dapat dibanggakan.
H. ANGGARAN BIAYA
Adapun anggaran biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan tersebut adalah biaya transportasi perjalanan sebesar Rp 500.000,00 dengan rincian biaya penggantian bensin, tol, dan tip sopir antar jemput. Hal ini dilakukan karena tidak ada kendaraan YPI yang bisa digunakan untuk mengantar dan menjemput kami.
I.    PENUTUP
Demikian laporan pertanggungjawaban kegiatan ini kami sampaikan. Panitia mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Pimpinan SMP Islam Al Azhar 1 dan YPI Al Azhar yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan sehingga kegiatan ini terlaksana dengan baik.

 
Jakarta, 21 Juni 2008
Delegasi III,
Delegasi II,
Delegasi I,





Laporan semi-formal
adalah laporan yang bila terdapat satu atau dua persyaratannya yang tidak dipenuhi.



CONTOH LAPORAN SEMI FORMAL



KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang mana telah melimpahkan rahmatnya sehingga pada akhirnya penulis dapat menyelesaikan laporan ini dengan baik dan semampunya.
Adapun judul laporan ini adalah “Laporan Penelitian Tentang Dampak Kenaikan Harga BBM bagi Masyarakat di Kalimantan Tengah”. Laporan ini disusun berdasarkan data dan informasi yang bersumber dari beberapa referensi.
Dalam penulisan serta penyusunan laporan ini, penulis juga menyadari bahwa masih banyak terdapat kesalahan-kesalahannya baik dari segi penyusunan, pengetikan kata-kata, serta kekeliruan dalam melampirkan kalimat-kalimat logis maupun tidak logis untuk dibaca semua pihak. Untuk itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat positif maupun membangun agar karya tulis ini dapat serta layak untuk dibaca oleh semua pihak.
Semoga bantuan dan amal baik dari semua pihak mendapat ridho dan balasan dari Tuhan Yang Maha Esa. Akhirnya, semoga tulisan sederhana ini dapat memberikan manfaat serta menjadi wacana baru bagi pembaca pada umumnya dan pihak yang membutuhkan. Amin.

Surabaya, 5 Maret 2012



Penulis          



DAFTAR ISI


1.      Kata     Pengantar.............................................................................................        1
2.      Daftar Isi......................................................................................................         2
3.      Dampak Kenaikan Harga BBM bagi Masyarakat di Kalimantan Tengah...         3
4.      Kesimpulan dan Saran.................................................................................         5


Dampak Kenaikan Harga BBM bagi Masyarakat di Kalimantan Tengah

Gejolak harga minyak dunia sebenarnya sudah mulai terlihat sejak tahun 2000. Tiga tahun berikutnya harga terus naik seiring dengan menurunnya kapasitas cadangan. Ada sejumlah faktor penyebab terjadinya gejolak ini, salah satunya adalah persepsi terhadap rendahnya kapasitas cadangan harga minyak yang ada saat ini, yang kedua adalah naiknya permintaan (demand) dan di sisi lain terdapat kekhawatiran atas ketidakmampuan negara-negara produsen untuk meningkatkan produksi, sedangkan masalah tingkat utilisasi kilang di beberapa negara dan menurunnya persediaan bensin di Amerika Serikat juga turut berpengaruh terhadap posisi harga minyak yang terus meninggi.
Berimbas pada harga barang, Pengamat sosial dan ekonomi Kalteng Prof Danes Jayanegara mengatakan, bahwa kenaikan harga BBM yang direncanakan oleh pemerintah pusat dipastikan berimbas pada kenaikan harga-harga barang dan jasa. Pasalnya, sebagian besar barang dan jasa yang ada juga dipengaruhi oleh transportasi dan angkutannya. "Apalagi jika Organda terpaksa menaikan tarif angkutan, otomatis berpengaruh terhadap nilai barang, terutama yang dibawa ke daerah-daerah," terangnya, kemarin siang. Namun demikian, lanjutnya, diprediksi kenaikan harga BBM tersebut tidak akan memicu kepanikan masyarakat. Alasannya, rencana pemerintah untuk menaikan harga BBM tersebut sudah cukup lama, dan sosialisasinya sudah dilakukan secara bertahap. "Kalau munculnya kepanikan dan keresahan masyarakat saya rasa tidak, karena sudah dilakukan sosialisasi secara bertahap. Keresahan yang terjadi di masyarakat pun tidak berlangsung lama, hanya pada saat baru dilaksanakannya kebijakan tersebut saja, setelahnya akan menyesuaikan," ungkapnya. Dijelaskannya, kondisi pemerintah menaikan harga BBM tersebut juga merupakan opsi terakhir, karena dipengaruhi kondisi Timur Tengah yang memanas. Sebab, harga minyak terus melambung tinggi hingga sempat mencapai 117 dollar AS per barel. Sehingga hal tersebut membuat pemerintah tidak memiliki pilihan kecuali menaikan harga BBM.
Dampak langsung dari kenaikan BBM ini adalah meningkatkan jumlah pengangguran. Bertambahnya daftar anak putus sekolah akibat melonjaknya biaya. Terparah, semakin membludak jumlah anak miskin yang mengalami gizi buruk. Fenomena ini dipastikan menyuburnya tindak kriminal karena tekanan biaya kehidupan.
Ambil contoh tingginya anak putus sekolah akibat melonjaknya biaya hidup. Jumlah anak SD hingga SMA yang putus sekolah pada 2010 mencapai 1,08 juta. Angka itu melonjak lebih dari 30 persen dibanding tahun sebelumnya 750.000 siswa. Masih ada 3,03 juta siswa yang tak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP, SMA, dan perguruan tinggi. Hal ini terjadi karena pemerintah belum mampu memberanguskan angka kemiskinan.
Tanpa pendidikan memadai, sudah pasti peluang anak bangsa meraih pekerjaan yang layak nyaris tertutup. Bahkan bisa jadi generasi penerus yang mengenyam pendidikan strata satu (S1) hanya menunggu panggilan kerja setelah menyebar puluhan lamaran. Meski pendidikan tinggi, perusahan pasti berfikir ulang menambah karyawan karena biaya produksi tinggi akibat kenaikkan BBM. Lebih realistis, perusahaan akan memilih pengurangan karyawan.
Terpenting bagi pemerintah adalah memikirkan dampak kenaikkan harga BBM tersebut. Jangan hanya memaparkan penghematan anggaran karena penghapusan subsidi. Pasalnya, anak bangsa yang terkena dampak kenaikkan harga BBM pasti semakin merasa sulit dalam memenuhi kebutuhan.
Sudah sepatutnya kenaikkan harga BBM diiringi kebijakan pemerintah yang langsung dirasakan manfaatnya bagi rakyat. Misalnya pemerintah memperbaharui upah minimum regional (UMR) bagi buruh di seluruh Indonesia. Tidak hanya pegawai negeri sipil (PNS) saja yang ditingkatkan gajinya. Sehingga apapun penghapusan subsidi BBM tidak akan berdampak secara global dalam kehidupan masyarakat, terutama kaum miskin.
     KESIMPULAN
Berdasarkan laporan yang telah dipaparkan, penulis menarik kesimpulan secara garis besar terkait kenaikan BBM saat ini, bahwa:
1.      Kenaikan harga BBM perlu diimbangi dengan kebijakan pemerintah yang langsung dirasakan manfaatnya bagi rakyat. Misalnya pemerintah memperbaharui upah minimum regional (UMR) bagi buruh di seluruh Indonesia.
2.      Pemerintah menaikkan harga BBM akibat harga minyak yang terus melambung terus.
3.      Kita harus menghemat penggunaan minyak bumi yang kita tahu bahwa sumberdaya alamnya terbatas, sehingga kita bisa memberikan masa depan yang lebih baik kepada bumi untuk anak-cucu kita nanti.

SARAN
Hasil laporan ini memaparkan tentang kenaikan harga BBM pada saat ini khususnya di Kalimantan Tengah, yang tentunya laporan ini masih banyak ditemukan kekurangan sehingga sangat jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu penulis berharap ada penulis-penulis selanjutnya yang akan menyempurnakan makalah ini pada masa
sumber :

http://www.slideshare.net/iyankess/jenis-laporan
http//www.wikipedia.org.com